Max Abner Ohee, S.I.P : ” Tokoh Papua Harus Ada Yang Jadi Menteri Presiden Jokowi “

Max Abner Ohee, S.I.P : ” Tokoh Papua Harus Ada Yang Jadi Menteri Presiden Jokowi “

 

 

Setelah melaksanakan acara syukuran kemenangan pasangan Jkw-MA di Pantai Jokowi  yang juga dihadiri oleh Bupati Jayapura/Ketua DPW Nasdem Provinsi Papua Bp Mathius Awoitaw, Ondoafi Waena Bp Ramses Ohee, tokoh masyarakat, para relawan serta beberapa tamu yang datang dari Istana Presiden Jakarta.

Beberapa media pusat Jakarta dan lokal sempat mewancarai Max Abner Ohee, S.I.P sebagai Ketua Dewan Pembina Juliet One For Jkw-MA yang didampingi Oleh Ketum DPP Juliet One For Jkw-MA Adrian Indra, S.Sos, berikut kutipan wawancaranya :

Media  : ” Selamat Bung Max Ohee, Bagaimana perasaan anda saat ini, dari berita Quick Qount bahwa pasangan Jkw-MA menang sekitar 56 % secara Nasional dan di Papua sekitar 90 % lebih “

Max Abner Ohee : Yang jelas yang pertama saya ucapkan tentunya adalah Puji Tuhan, disini di tempat perayaan syukuran ini adalah bernama Pantai Jokowi, disini tempat berkumpulnya berbagai komponen relawan Jkw-MA se Papua. Yang kedua saya ingin sampaikan bahwa rasanya kerja keras kami sebagai relawan yang hampir 1 tahun ini, terbayar sudah. Dengan suatu kepuasan yang tidak bisa dilukiskan dengan kata-kata.

Media  : Kedepannya Bagaimana Rencana Kegiatan dari Juliet One For Jkw-MA ini ?

Max Abner Ohee : Begini……. harus juga diketahui…..para petinggi Tim Juliet One For Jkw-MA ini ialah , Ketua Dewan Penasehat : Rio Sarwono, Ketua Dewan Pertimbangan: Lukas Enembe,  Ketua Dewan Pelindung : Mathius Awoitauw, Ramses Wally, SH, Ketua Dewan Pembina : Max Abner Ohee, Anggota Dewan Pembina : Ramses Ohee, Lipiyus Biniluk, M.Th, Ir. Fuad Zakaria, dan Febiola Ohee. Saya dalam waktu dekat ini akan membuat surat khusus kepada Presiden RI tentang suatu usulan dari masyarakat Papua, bahwa dalam Kabinet Jkw-MA nanti, harus ada Putera atau Puteri Papua yang duduk di Kabinet atau bisa juga di Dewan Pertimbangan Presiden 

Media  : ” Dari List nama-nama calon Menteri yang beredar banyak di Media Masa, kenapa belum ada nama yang berasal dari Papua ya Bung Max ? “

Max Abner Ohee : Saya juga ada membaca berita list nama-nama calon Menteri itu, tapi itu adalah nama-nama yang baru dibuat oleh para awak media berdasarkan informasi atau pradugaan saja. Tapi saya yakin, Presiden Jokowi pasti akan mengakomodir nama-nama dari Papua yang memang memiliki ketokohan serta Profesional dalam bekerja sebagai pembantu Presiden nantinya.” Dalam hal ini, saya ini menggaris bawahi, putera Papua tersebut harus benar-benar tokoh Nasional yang juga telah menduduki beberapa jabatan yang penting di Papua atau di tingkat pemerintahan Pusat

Media  : ” Apakah Bung Max Ohee mempunyai nama-nama yang untuk direkomendasikan kepada Presiden yang diperhitungkan cocok untuk diangkat sebagai Menteri ? “

Max Abner Ohee : Oh…jelas ada, yang pertama yang akan kami rekomendasikan secara resmi ialah Bp. Ramses Wally, SH dan Bp. Mathius Awoitauw, SE. M.Si.  Beliau, selain memang sangat pantas untuk menduduki jabatan sebagai Menteri Sosial atau Menteri Pembangunan Desa dan Daerah tertinggal.

 

Media  : ” Bisa dipaparkan secara lebih spesifik, kenapa nama Bp Ramses Wally, SH dan  Bp. Mathius Awoitauw, SE, M.Si ini sangat pas menurut pertimbangan Bung Max ? “

 

Max Abner Ohee :  Ketika dulu Presiden Jokowi  memilih Prof. Yohana Yembisse, saya sebagai tokoh adat menilai kurang pas beliau yang diangkat sebagai Menteri yang mewakili Papua, karena seorang Yohana Yembisse adalah bukan seorang tokoh dikalangan masyarakat Papua. Di Papua ini, suku yang terbesar adalah suku dari wilayah adat Mamta dan Lapago, jadi jika Presiden memilih Menteri dari anak suku adat ini, itulah yang pas. Yang berdarah-darah untuk menggalang suara bagi Presiden dan calon wakil Presiden bukan para Akademisi, tapi para Pimpinan Daerah, Timses dan Partai Politik di daerah. Papua dengan perolehan 90% suara, pasti dapat jatah 1 kursi Menteri. Periode kali ini gantianlah…..jangan dari Akademisi lagi, tapi dari Tokoh Masyarakat, Pipimanan Daerah yang benar-benar faham kondisi Papua.

 

Media  : ” Jika dari kalangan wanita Papua, apakah Bung Max mempunyai pandangan terhadap figur yang cocok ?

Max Abner Ohee : Kalau untuk dari wanita Papua, saya melihat  Figur Febiola Ohee yang bisa memenuhi kriteria untuk menjadi Menteri. Febiola Ohee saat ini bertugas sebagai Manager Advancing Engineering Indonesia di Seteneg RI, Jakarta. Dengan adanya surat dari saya kepada Presiden tersebut dan juga dengan adanya tulisan wawancara ini dimuat di Media, para petinggi di Jakarta bisa mempertimbangkan apa-apa yang kami usulkan tersebut. ” Yang jelas, saya benar-benar sangat ingin jika ada Putera Papua yang ditunjuk oleh Presiden untuk menjadi Menteri, tetap juga memprioritas pembangunan Papua yang sangat banyak tertinggal di berbagai bidang.

Dan satu hal lagi yang penting adalah seorang figur Menteri tersebut sebaiknya mempnyai kedekatan dan kesamaan cara pandang dengan Gubernur Papua saat ini, yaitu Bapak Lukas Enembe. Agar bisa benar-benar memadukan konsep dan program kerja yang sama. Selama ini yang kita lihat banyak yang tidak sinkron antara program kerja Kementerian yang dipimpin oleh orang Papua, dengan program kerja Gubernur Papua yang nota bene lebih memahami kondisi daerahnya dan kondisi masyarakatnya.

Media  : ” Mengenai Bung Max sendiri, apakah juga keinginan untuk duduk di Istana sebagai Komisaris di BUMN atau sebagai Duta Besar ? “

Max Abner Ohee : He…he….he… saya ini pejuang demokrasi, saya setiap hari memikirkan apa yang terbaik untuk membangun Papua dan ingin melihat anak-anak Papua bisa maju dalam berbagai bidang. Jika saya diber amanah oleh Presiden, saya akan terima. Dan jika belum diberi bagi saya juga bukan suatu masalah. Tapi saya minimal bisa memperjuangkan Putera-Puteri terbaik Papua seperti Bp. Ramses Wally, SH atau Bp. Mathius Awoitauw dan Febiola Ohee bisa diterima sebagai Menteri saya sudah sangat bahagia

 

Media  : ” Baik Bung Max Abner Ohee…..terimakasih atas waktu untuk wawancaranya…semoga sukses dan tetap selalu berjuang “

Max Abner Ohee : Siaap….baik Bung…..teman-teman media ini juga pejuang, PEJUANG INFORMASI dan SUARA RAKYAT tanpa peranan awak Media, ada banyak informasi yang tidak bisa dibaca atau disampaikan. Padahal suatu informasi itu sangat penting didalam hal penghambilan suatu keputusan. Presiden saja bisa salah mengambil keputusan jika tidak mempunyai suatu informasi yang akurat tentang suara dan keinginan masyarakat. “

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via