Max Abner Ohee ” Jenderal Ryamizard Ryacudu, Bapak Bela Negara Indonesia “

Max Abner Ohee ” Jenderal Ryamizard Ryacudu, Bapak Bela Negara Indonesia “

Max Abner Ohee/Ketua Dewan Pembina PACE ” Jenderal Ryamizard Ryacudu, Bapak Bela Negara Indonesia “

Hasil gambar untuk PACE

Jakarta.juliet1news.2019. Max Abner Ohee, S.IP Ketua Dewan Pembina PACE ( Port Numbay Crisis Centre ) sangat mendukung program BELA NEGARA oleh KEMENHAN RI, dan sangat ingin agar para pemuda di Port Numbay dapat segera dilatih dalam program BELA NEGARA ini.

Max Ohee memaparkan awalnya program Bela Negara ini memang banyak menimbulkan pro dan kontra, namun berkat kegigihan Jenderal Ryamizard Ryacudu berserta jajaran Kemenhan dan Direktorat Bela Negara Kemenhan, maka program Bela Negara ini bisa berjalan dengan baik dan bisa menghasilkan suatu Output yang sangat berguna bagi masayarakat dan bagi Negara Republik Indonesia ini.

Max Abner Ohee yang merupakan anak kandung dari seorang Ondoafi Besar Papua ( Bp. Ramses Ohee ) dan juga cucu kandung dari tokoh pahlawan Papua yang ikut dalam ikrar Sumpah Pemuda tahun 1928 ( Bp. Abner Pureo Ohee ) mengatakan bahwa figur Jenderal Ryamizard Ryacudu berdasarkan kinerjanya dalam program Bela Negera, sangat pantas untuk mendapatkan gelar  sebagai Bapak Bela Negara Indonesia. Yang mana sejak program ini diluncurkan dari tahun 2015, sampai saat ini sudah berhasil dicetak 83, 4 juta orang kader dan pembina Bela Negara,

Max Abner Ohee menyampaikan tujuan Program Negara sangat mulia dan sangat positif serta sangat diperlukan oleh bangsa ini. Beberapa tujuan dari Program  Bela Negara, adalah :

-Mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara
-Melestarikan budayaMenjalankan nilai-nilai pancasila dan UUD 1945
-Berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.
-Menjaga identitas dan integritas bangsa/ negara

Sedangkan fungsi nya, mempertahankan Negara dari berbagai ancaman; Menjaga keutuhan wilayah negara; Merupakan kewajiban setiap warga negara. Merupakan panggilan sejarah.

Format Program Bela Negara ini sebenarnya telah dilakukan sejak tahun 2002 oleh Kemenhan. namun ketika itu, sifatnya masih berupa sosialisasi. Max Abner Ohee menilai bahwa, program Bela Negara merupakan perwujudan dari program Revolusi Mental Presiden Jokowi.

Payung hukum pelaksanaan program Bela Negara ini, selain UU  tentang Pertahanan Negara juga ada Keputusan Presiden (Keppres) No 97 tahun 2015 mengenai pelaksanaan Bela Negara. Setelah keluarnya Keppres tersebut,  Kemenhan kemudian mengeluarkan Peraturan Menteri Strategi Pertahanan Negara 2015-2019. Ini untuk lebih memperkuat Keppres tersebut.

Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nasional Bela Negara Tahun 2018-2019. Inpres ini bertujuan agar upaya bela negara lebih terstruktur, sistematis, masif, dan terstandarisasi.

Max Abner Ohee melihat dan menganalisa dari berbagai sumber bahwa animo masyarakat sangat tinggi terhadap program ini dan sangat dirasakan mamfaatkan oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Kegiatan Bela Negara yang akan kita laksanakan ini merupakan salah satu upaya dalam rangka memperkuat jati diri sebagai anak bangsa, di tengah derasnya arus informasi yang begitu pesat dan tanpa filter masuk ke Indonesia.

Max Abner Ohee, menyatakan Papua sangat butuh banyak sekali program Bela Negara, karena Papua adalah Propinsi yang baru pada tahun 1967 ikut bergabung dengan NKRI, yang mana tidak sempat ikut bersama melawan penjajah Belanda, Jepang, Inggris keluar dari Indonesia. Tentunya hal ini menyebabkan ada kadar perbedaan rasa kebangsaan bagi masyarakat Papua dibandingkan dengan Propinsi lainnya di Indonesia.

Max Abner Ohee, menyatakan siap bekerjasama dengan Kemenhan dan Pangdam XVII Cenderawasih guna lebih mensukseskan program Bela Negara di Papua.

Hasil gambar untuk ryamizard Jokowi

Max Abner Ohee, juga sangat mendukung apabila program Bela Negara ini akan dimasukan kedalam kurikulum pelajaran disekolah-sekolah dan diperguruan tinggi di Indonesia. Apalagi pada periode ke 2 kepemimpinan Presiden Joko Widodo, pembangunan bidang SDM akan menjadi prioritas utama. Sudah sangat pas sekali program Bela Negara ini sejalan dengan program Prioritas Presiden Joko Widodo tersebut.

Max Abner Ohee, berharap agar kedepannya program Bela Negara terus dikembangkan  juga dengan tidak meninggalkan konsep pembelajaran kekinian serta menanamkan nila cinta Pancasila yang dalam setiap hari warga negara dan generasi muda Indonesia.

( AI/Juliet1news/2019 )

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link