KABUPATEN MERAUKE MENDAPATKAN NILAI HIJAU PENCEGAHAN KORUPSI OLEH KPK

KABUPATEN MERAUKE MENDAPATKAN NILAI HIJAU PENCEGAHAN KORUPSI OLEH KPK

KPK Berikan Rapor Merah pada Pencegahan Korupsi 12 Daerah di Papua

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan rapor merah kepada 12 kabupaten di Papua dalam upaya pencegahan korupsi sepanjang tahun 2019. Dari 12 kabupaten yang mendapat rapor merah, Kabupaten Waropen merupakan terendah di Papua dengan persentase mencapai 11 persen, disusul Nduga sebesar 12 persen, Tolikara 13 persen dan Mamberamo Raya dan Deiyai dengan persentase 14 persen.

Sementara progses pencegahan korupsi di Mamberamo Tengah dan Pegunungan Bintang mencapai 18 persen, disusul Lanny Jaya 19 persen, Yahukimo dan Puncak 20 persen, Intan Jaya 22 persen dan Puncak Jaya 24 persen.

Berdasarkan hasil supervisi KPK, Provinsi Papua memperoleh rapor kuning dalam pencegahan korupsi tingkat nasional dengan persentase sebesar 34 persen. Rapor kuning juga diberikan KPK kepada 11 kabupaten lain di Papua.

11 Kabupaten dimaksud yakni Nabire 49 persen, Supiori 42 persen, Biak Numfor 37 persen, Mimika 35 persen, Paniai 33 persen, Boven Digoel 32 persen, Kepulauan Yapen 31 persen, Yalimo 29 persen, Dogiyai 29 persen, Mappi 28 persen dan Sarmi 26 persen.

Sementara rapor hijau diberikan kepada enam kabupaten, meliputi Kota Jayapura dengan persentase mencapai 76 persen, Kabupaten Jayapura 65 persen, Keerom 64 persen, Jayawijaya 61 persen, Asmat 59 persen dan Merauke 53 persen.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap