Dukungan Untuk Papua Mengalir Dari Pelosok Nusantara

Dukungan Untuk Papua Mengalir Dari Pelosok Nusantara

Dukungan Untuk Papua Mengalir Dari Pelosok Nusantara

Gambar terkait

Kasus Rasisme yang menimpa mahasiswa Papua di Surabaya dan Malang ternyata juga mendapatkan sorotan dan rasa simpati dari berbagai pelosok Nusantara. Salah satunya datang dari tokoh Adat Lintau, Batusangkar, Provinsi Sumatera Barat, Datuk Atman Rajo Penghulu yang juga merupakan adik sepupu dari Bu Mufida Jusuf Kalla.

Hasil gambar untuk Lukas Enembe gelar datuk

Datuk Atman Rajo Penghulu mengatakan bahwa masyarakat Papua itu, tidak pernah bertindak rasisme kepada warga non Papua yang tinggal di Papua. Masyarakat Papua bisa memberikan suatu contoh bagaimana hidup secara damai dan saling menghormati walaupun berbeda Suku, Ras dan Agama. Dan…..jangan lupa bahwa Gubernur Papua itu adalah salah seorang pemimpin Adat di suku Minang Kabau dengan Gelar Sultan Rajo Panglimo Nan Gadang.

Hal ini menunjukan bahwa, bagaimana masayarakat Papua dan Pemimpin Papua juga sangat menghargai Adat dan Budaya suku-suku lainnya di Indonesia dan Bapak Gubernur Lukas Enembe juga merupakan salah salah pemimpin Adat di suku Minang Kabau. Jika Papua menghargai kehidupan yang menyatu dengan suku-suku lainnya di Indonesia, sudah tidak sepatutlah tindakan rasisme ditujukan kepada masyarakat Papua.

Jadi, sangat bisa dimaklumi jika banyak masyarakat Papua yang demo karena harga diri dan martabat mereka direndahkan serta tidak dihormati. Datuk Atman Rajo Penghulu, juga menyampaikan bahwa sudah selayaknya UU Otsus Plus diberlakukan di Papua, karena sudah 18 tahun, Papua tidak bisa menjalankan kewenanangan yang ada di UU Otsus 21/2001 karena memang tidak diberikan perangkat Peraturan Pemerintah turunannya.

Hasil gambar untuk Lukas Enembe demo rasisme

Datuk Atman Rajo Penghulu, mengingatkan kejadian penghinaaan dan tindakan yang sewenang-wenang terhadap masayarakat Papua di wilayah lain di Indonesia ini hendaknya jangan sampai terulang kembali dimasa-masa yang akan datang. Papua itu adalah Saudara bungsu Bangsa Indonesia yang mempunyai hak-hak kemanusiaan yang sama dengan suku lainnya di Indonesia.

Pernyataan lainnya datang dari tokoh masyarakat Lhokseumawe, Aceh Utara ( H. Amirullah ) yang mengecam tindakan rasisme kepada masyarakat Papua. H. Amirullah menyatakan bahwa Papua dan Aceh mempunyai kedekatan khusus karena merupakan Propinsi yang berstatus sebagai Otonomi Khusus di Indonesia. H. Amirullah juga menyatakan bahwa apa yang seharusnya diberlakukan di Provinsi Aceh juga seharusnya dilakukan di Provinsi Papua. Mungkin hanya istilah yang berbeda, Papua memakai istilah dengan Otsus Plus.

Menurut H. Amirullah, Gubernur Papua yang paling sangat mengerti akan masalah yang ada dalam masyarakat Papua saat ini. Dan Gubernur Papua juga yang sangat faham konsep solusi permasalahannya. Masyarakat Papua sudah lama terluka dan janganlah luka lama ini semakin diperbesar. Sudah seharusnya Pemerintah Pusat memberikan suatu Obat yang mujarab untuk mengobati rasa luka dan kecewa itu.

H. Amirullah juga menyampaikan bahwa dari masyarakat Aceh ada berencana untuk memberikan gelar Adat kepada Gubernur Papua ( Bp. Lukas Enembe, S.IP, M.H ). Dengan adanya gelar adat ini, ikatan antara Aceh dan Papua akan terjalin semakin erat.

Dengan adalah reaksi dari Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Aceh ini, maka setiap masalah yang ada di Papua, sudah menjadi masalah nasional yang dipantau oleh masyarakat seluruh Indonesia.

Datuk Atman Rajo Penghulu dan H. Amirullah, akan mengadakan koordinasi dengan para Tokoh Adat se Sumatera, Jawa, Sulawesi, Maluku dan Kalimantan untuk mendesak Pemerintah Pusat agar seluruh masalah yang ada di Papua dapat diselesaikan secara tuntas dan menyeluruh. Berikan suatu keistimewaaan yang benar-benar istimewa untuk Propinsi Papua. Cukup sudah Papua selama 18 tahun diberikan UU Otsus No. 21 yang telah terbukti gagal untuk membuat masyarakat Papua gidup sejahtera dan damai. Berikan berbagai kewenangan kepada masyarakat Papua untuk bisa mengelola sumber daya alamnya dan sumber daya manusianya,

Papua itu adalah Kita…….!!!!!

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link